Jumat, 25 Oktober 2013

PEMBUATAN SISTEM INFORMASI KEUANGAN BERBASIS WEB


PEMBUATAN SISTEM INFORMASI KEUANGAN BERBASIS WEB
PADA CV.ANUGRAH ABADI.



Disusun oleh:
Nama Nopemberianus Lahagu
Nim : A2.1100182

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
(STMIK SUMEDANG)
2013








INTISARI 
Sistem Informasi Keuangan Berbasis Web pada CV.Anugrah Abadi merupakan bagian dari Sistem Informasi Akuntansi yang sangat membantu pengambilan keputusan bagi user dalam pembutan laporan keuangan. Dengan sistem informasi keuangan ini pemilik perusahaan dengan mudah dapat menentukan laporan keuangan perusahaan apakah perusahaan laba atau rugi. Pemilik Perusahaan juga bisa membuat laporan dari setiap masing – masing data seperti pembuatan laporan data perkiraan, laporan data jurnal umum, laporan data pemasok, laporan data pembeli dan laporan  lain - lain.  Kesulitan pembuatan laporan keuangan dapat diatasi dengan benar dari pengimputan data transaksi sampai pembuatan laporan neraca dimana laporan neraca akan menentukan apakah perusahaan tersebut mengalami laba atau rugi buakan hanya itu untuk menentukan apakah perusahaan mengalamin laba atau rugi bisa di buat laporan laba rugi..  Sisi lain dari layanan ini bisa menjadi media konsultan digital dalam menentukan pembuatan laporan keuangan yang diinginkan sesuai dengan transaksi yang terjadi. Kata kunci : Teknologi informasi, internet, web

ABSTRACT  
Web-based Financial Information Sistem on CV.Anugrah Abadi is part of the Accounting Information Sistems are very helpful for the user in decision making create financial statements. With this financial information sistems company owners can easily determine the company's financial statements if the company profits or losses. Company owners can also make a report of every individual - each data such as preparing reports estimated data, general ledger data reports, report data suppliers, buyers data reports and other reports - others. The difficulty of making financial reports can be tackled properly from insert transaction data to report the balance sheet where the report will determine whether the company is experiencing a gain or loss not only to determine whether the companies could undergo a gain or loss made profit / loss. The other side of this service can be a digital media consultant in determining the desired financial report in accordance with the transaction occurred. Key words: information technology, internet, web.




1. Pendahuluan
Akuntansi berkembang sejalan dengan perkembangan masyarakat. Sejarah perkembangan pemikiran akuntansi dibagi dalam tiga periode: tahun 4000 SM – 1300 M; tahun 1300 – 1850 M, dan tahun 1850 M sampai sekarang. Masing-masing periode memberi kontribusi yang berarti bagi ilmu akuntansi. Pada periode pertama akuntansi hanyalah bentuk record-keeping yang sangat sederhana, maksudnya hanyalah bentuk pencatatan dari apa saja yang terjadi dalam dunia bisnis saat itu. Periode kedua merupakan penyempurnaan dari periode pertama, dikenal dengan masa lahirnya  double-entry bookkeeping. Pada periode terakhir banyak sekali  perkembangan pemikiran akuntansi yang bukan lagi sekedar masalah debit kiri – kredit kanan, tetapi sudah  masuk ke dalam kehidupan masyarakat. Perkembangan teknologi yang luar biasa juga berdampak pada perubahan ilmu akuntansi modern.Pengguna akuntansi juga bervariasi, dari yang sekedar memahami akuntansi sebagai: 1) alat hitung menghitung; 2) sumber informasi dalam pengambilan keputusan; 3) sampai ke pemikiran bagaimana akuntansi diterapkan sejalan dengan (atau sebagai bentuk pengamalan) ajaran agama. Bila dihubungkan dengan kelompok usaha kecil dan menengah tampaknya pemahaman terhadap akuntansi masih berada pada tataran pertama dan kedua yaitu sebagai alat hitung menghitung dan sebagai sumber informasi untuk pengambilan keputusan.Informasi akuntansi berhubungan dengan data akuntansi atas transaksi-transaksi keuangan dari suatu unit usaha, baik usaha jasa, dagang maupun manufaktur.Supaya informasi akuntansi dapat dimanfaatkan oleh manajer atau pemilik usaha, maka informasi tersebut disusun dalam bentuk-bentuk yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan.Arus informasi akuntansi keuangan dari perusahaan kecil sangat bermanfaat untuk mengetahui bagaimana perkembangan usaha perusahaan, bagimana struktur modalnya, berapa keuntungan yang diperoleh perusahaan pada suatu periode tertentu.Dari uraian tersebut jelas bahwa industri menengah banyak mengalami kesulitan dalam memahami informasi akuntansi dengan baik. Padahal dengan semakin ketatnya persaingan bisnis dalam era globalisasi ekonomi, hanya perusahaan yang memiliki keunggulan kompetitif yang akan mampu memenangkan persaingan. Keunggulan tersebut diantaranya adalah kemampuan dalam mengelola berbagai informasi, sumber daya manusia,alokasi  dana, penerapan teknologi, sistem pemasaran dan pelayanan. Sehingga manajemen perusahaan yang profesional merupakan tuntutan yang harus segera dipenuhi untuk dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan perusahaan secara baik.Melihat begitu banyak peranan dan manfaat informasi akuntansi dalam menciptakan arus informasi keuangan guna menunjang kelangsungan hidup (going concern) industri menengah, maka melalui penelitian ini ingin mengetahui pengaruh pengetahuan akuntansi, sakala usaha,  pengalaman usaha dan jenis usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi  pada industri menengah.Pengolahan data pada “CV.Anugrah Abadi “ saat ini masih dilakukan secara manual. Data-data yang ada disimpan dalam bentuk asip, dengan cara ini kurang efektif dan efisien karena mempunyai keterbatasan yaitu lambat dalam proses pencarian data.selain itu laporan akuntansi yang berupa laporan keuangan yang masih dikerjakan secara manual membuat laporan yang dihasilkan tidak akurat,sehingga pimpinan sulit mengetahui keuangan perusahaan.Karena alasan itulah,penulis mengadakan penelitian untuk menganalisi, merancang dan membangun sitem informasi sehingga bisa menghasilkan informasi akuntansi keuangan pada “CV.Anugrah Abadi” serta berusaha semaksimal mungkin untuk mengembangkan sitem yang ada menjadi lebih baik dan lebih efektif. Oleh karena itu,dalam penelitian ini penulis mengambil judul“Pembuatan Sistem Informasi Keuangan Berbasis Web pada CV.Anugrah Abadi”.
1. Landasan Teori
Definisi Sistem
Sistem dapat di definiskan dengan dua pendekatan,yaitu pendekatan prosedur dan pendekatan komponen.Pendekatan prosedur mendifinisikan sistem sebagai kumpulan dari prosedur – prosedur yang mempunyai tujuan tertentu.( Jogianto, HM,Sistem teknologi informasi, pendekatan: konsepdasar, teknologi, aplikasi, pengembangan dan pengolahan,hal 4).Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur – prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama- sama untuk menentukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.( Jerry FitzGerald, Ardaf, FitzGerald, werren D.stalling, jr.,fundamentals of sistem analysis2 Edition,hal 5.)Definisi sistem secara pendekatan komponen adalah sekelompok komponen yang saling berhubungan,bekerja  sama untuk mencapai tujuan bersama dengan input serta mengahsilkan output dan proses transformasi yang tertentu.(James A.O’ Brien,Pengantar sistem informasi perpektif binis dan manajerial, hal 29).Secara sederhana, menentukan  Robert G.Murdick, Thomas C.Fuller dan Joel E.Ross, sistem adalah sekumpulan dari elemen – elemen yang berinteraksi satu sama lain untuk mendukung tercapainya tujuan tersebut. Meskipun berbeda cara pendekatannya, kedua definisi sistem di atas tidaklah bertentangan. Pendekatan sistem secara prosedur lebih menekatkan pada prosedurnya atau pada urutan –urutan operasi klerikal (tulis-menulis) di dalam sistem.Dengan demikian, system yang menekankan pada prosedurnya akan lebih mudah digambarkan dengan pendekatan prosedurnya.Sedangkan untuk pendekatan komponen akan lebih tepat digunakan untukmengambarkan sistem yang fisiknya lebih terlihat.
2. Analisisdan Perancangan Sistem
3.1 Analisis Kebutuhan Sistem
Untuk mengidentifikasi masalah, maka harus melakukan analisis terhadap kinerja, informasi, ekonomi, keamanan aplikasi, efisiensi pelayanan pelanggan. Panduan ini di kenal dengan PISCES Analisis(Performence,Information, Economy,Control,Efficiency,Service)dari analisis ini biasanya didapatkan beberapa masalah dan biasanya ditemukan masalah utamanya.
3.2 Analisis Kebutuhan Sistem
Tujuan dari fase analisis adalah memahami dengan sebenar-benarnya kebutuhan dari sistem baru dan mengembangkan sebuah sistem yang mewadahi kebutuhan tersebut, atau memutuskan bahwa sebenarnya pengembangan sistem baru tidak dibutuhkan.Untuk mempermudah analis sistem dalam menentukan keseluruhan kebutuhan secara lengkap, maka analis membagi kebutuhan sistem ke dalam 2 jenis.Jenis pertama adalah kebutuhan fungsional dan jenis kedua adalah kebutuhan nonfungsional.
3.2.1 Kebutuhan Fungsional.
Jenis kebutuhan yang berisi proses-proses apa saja yang nantinya dilakukan oleh sistem. Kebutuhan fungsional juga berisi informasi-informasi apa saja yang harus ada dan dihasilkan sistem.
Tabel 3.9. Kebutuhan Fungsional.
N0
Fitur
                                                  Deskripsi
1
Perkiraan
Fitur transaksi digunakan untuk menampilkan nama perkiraan secara keseluruhan ada proses input data perkiraan, edit data perkiraan dan delete data perkiraan.
2
profil
 Fitur profil digunakan untuk menampilkan data profil perusahaan di fitur ini hanya admin yang mempunyai hak akses dan di fitur ini hanya bisa mengedit data profil. 
3
karyawan
Fitur data karyawan digunakan untuk menampilkan data karyawan di fitur ini admin bisa input data karyawan,edit data karyawan dan hapus data  karyawan.dan user hanya mempunyai akses edit data karyawan.
4
Data Produk
Fitur data produk digunakan untuk menampilkan data produk dan yang mempunyai hak akses admin mempunyai hak akses input data produk, edit data produk , dan hapus data produk.
5
Jurnal
Umum
Fitur jurnal umum digunakan untuk pencatatan transksi.
6
Jurnal
Pembelian
Fitur jurnal pembelian digunakan untuk pencatatan tansaksi pembelian barang dagang secara kredit.
7
Jurnal
Penjualan
Fitur jurnal penjualan digunakan untuk pencatatan
tansaksi penjualan barang dagang secara kredit.
8
Buku jurnal
Melakukan Simulasi pencatatan atau pembuatan laporan keuangan.
9
Neraca
Lajur
Fitur neraca lajur digunakan sebagai proses pencatatan kedalam neraca lajur untuk proses pembuatan laporan keuangan.
10
Rugi Laba
Fitur rugi laba digunakan sebagai proses pembuatan laporan rugi laba.
11
Neraca
Fitur Neraca digunakan sebagai proses pembuatan laporan neraca.

3.2.2 Kebutuhan Nonfungsional
Kebutuhan ini adalah tipe kebutuhan yang berisi property perilaku yang
dimiliki oleh sistem. 
Tabel 3.10. Kebutuhan Nonfungsional (Nonfunctional Requirement)
N0
Fitur
Deskripsi
1
Kalkulator
Dimana di sistem informasi keuangan ini tidak membutuhkan fitur kalkulator dikarena aplikasi ini secara otomatis akan menghitung semua transaksi sehingga menjadi laporan keuangan.
2
Sekurity
Dari segi keamanan sistem yang akan dibuat maka fitur
atau metode yang kami gunakan seperti :
a.      memberikan fitur Back Up database dimana admin bisa memback up database mereka.
b.      URL (Uniform Resource Locator) agar tidak terjadi  History URL maka kami engkripsi dengan engkripsi MD5.
c.       Password yang kami gunakan menggunakan engkripsi MD5. Jadi password yang di inputkan pengguna harus sama dengan password yang ada di server. 

3.3 Analisis study kelayakan 
Setelah mengetahui kelemahan dan permasalahan-permasalahan pada sistem lama dan adanya usulan sistem baru berupa perbuatan sistem website maka untuk mengetahui apakah sistem baru lebih baik maka perlu adanya analisis dan studi kelayakan pada sistem baru mencakup beberapa hal antara lain:
a. Analisis Kelayakan Teknik
Untuk dapat merealisasikan pembuatan Sistem Informasi Keuangan pada CV.Anugrah Abadi ini terlebih dahulu harus dilakukan analisis – analisis kelayakan. Secara teknis dalam pembuatan Sistem Informasi keuangan pada CV.Anugrah Abadi ini akan membutuhkan peralatan – peralatan meliputi sebuah komputer dengan spesifikasi minimal menggunakan prosesor Intel Pentium 4 atau yang setara selain Intel, kemudian sistem operasi Windows XP dan Windows7 aplikasi – aplikasi penunjang seperti Web Browser , dan Web Server. Kemudian setelah Sistem Informasi Keuangan pada CV.Anugrah Abadi jadi, untuk dapat menjalankannya, user cukup membutuhkan sebuah komputer atau laptop dimana komputer atau laptop tersebut terdapat sambungan internet atau extranet.

b. Analisis Kelayakan Operasional
Pembuatan Sistem Informasi Keuangan pada CV.Anugrah Abadi ini nantinya membutuhkan tenaga ahli yang bergerak dalam bidang Web server dan Web developer.Kami telah menguasai bidang – bidang tersebut. Sedangkan untuk menjalankan Sistem Informasi keuangan pada CV.Anugrah Abadi ini nantinya akan membutuhkan seorang Admin yang ahli dalam bidang Pengoprasian Web Server,Apache.Admin tersebut nanti akan diberi sedikit pelatihan tentang cara menjalankan Sistem Informasi keuangan pada CV.Anugrah Abadi yang kami buat.Sehingga setelah melihat kondisi seperti diatas, pembuatan Sistem Informasi keuangan pada CV.Anugrah Abadi ini dapat dikatakan layak untuk dikerjakan.
c. Analisis Kelayakan Ekonomi
  Sistem baru yang diusulkan harus memenuhi dua aspek yaitu besarnya dana yang diperlukan untuk pembuatan sistem yang diusulkan tersebut dan manfaat yang dihasilkan oleh sistem dibandingkan dengan biaya pembuatan. Adapun untuk menilai kelayakan sistem ini dengan menggunakan teknik rincian biaya dan manfaat.
3.4 Analisis Biaya Dan Manfaat
Menentukan apakah proyek sistem informasi keuangan layak atau tidak,digunakan juga analisis biaya dan manfaat. Biya terdiri dari dua katagori yaitu biaya yang berhibungan dengan pengembangan sistem, dan biaya yang berhubungan dengan oprasional sistem (perawatan) sistem informasi. 
3.4.1 Komponen Biaya
Melakukan analisis yang dilakukan komponen yaitu  komponen biaya dan komponen efektifitas, biaya yang berhubungan dengan pengembangan yaitu :
a. Biaya Pengadaan
Biaya Perangkat Lunak meliputi pembelian lisensi Operation Sistem,software-software pendukung,serta biaya pembuatan sistem. Biaya ini hanya dikeluarkan sekali pada saat proses pengadaan sistem.
b. Biaya Oprasianal
Biaya Operasional meliputi gaji pegawai, pembayaran sewa domain dan hosting setiap tahunnya, honor admin untuk perawatan serta pengembangan sistem. Di asumsikan setiap tahun, biaya yang dikeluarkan berjumlah sama.

c. Biaya Peningkatan Informasi
Nominal diatas didapat dari biaya-biaya sebelumnya (pada saat belum memiliki Sistem Informasi Keuangan) dikurangi dengan biaya pada saat sudah memiliki Sistem Informasi keuangan.Sebagai contoh, jika sebelumnya CV.Anugrah Abadi membutuhkan banyak kertas untuk pembuatan laporan keuangan, maka setelah adanya Sistem Informasi Keuangan ini pemilik dan pekerja dapat membuat laporan keuangan secara online dan mengunakan komputer. Setiap tahunnya, manfaat ini akan dirasakan dan terus meningkat beserta dengan berkurangnya biaya-biaya dalam pembuatan laporan keuangan dan pencatatan transaksi dan dapat meningkatkan kualitas pekerja.
d.  BiayaPeningkatam Kinerja 
 Nominal diatas didapat dari biaya-biaya sebelumnya ( pada saat belum memiliki Sistem Informasi Keuangan) dikurangi dengan biaya pada saat sudah memiliki Sistem Informasi Keuangan.Jika sebelum memiliki Sistem Informasi Keuangan, membutuhkan banyak sumber daya manusia untuk penyusunan sebuah laporan keuangan, maka dengan adanya Sistem Informasi Keuangan ini akan mengurangi sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan dalam hal pembuatan dan pencatatan transaksi sehingga menjadi laporan keuangan yang di butuhkan oleh CV.Anugrah Abadi.
e. Peningkatan Citra Perusahaan
Nominal diatas didapat dari biaya-biaya sebelumnya ( pada saat belum memiliki Sistem Informasi Keuangan) dikurangi dengan biaya pada saat sudah memiliki Sistem Informasi Keuangan. Untuk pembuat laporan keuangan mengenai CV.Anugrah Abadi, dibutuhkan banyak biaya kertas, bolpen dan juga pihak-pihak yang akan mengerjakan laporan keuangan itu. Maka, dengan adanya Sistem Informasi Keuangan ini diharapkan dapat mengurangi biaya oprasional atau biaya pembuatan laporan keuangan dan pencatatan transaksi.
3.5 Ujicoba Sistem
Implementasi Program Sistem Informasi Keuangan Berbasis web pada CV.Anugrah Abadi merupakan tahap paling penting dimana sistem yang sudah dirancang, diimplementasikan untuk menghasilkan sistem sesuai yang diinginkan.Semua rencana ini digunakan untuk mempermudah dalam penjabaran sistem ke dalam bahasa pemrograman. Pada Sistem Informasi Keuangan Berbasis web pada CV.Anugrah Abadi smempunyai bagian – bagian yang harus dipenuhi dalam membuat sistem informasi keuangan berbasis web, yaitu :Implementasi Jurnal Umum Pengimplementasiaan jurnal umum sangat penting dalam sistem ini karena pembuatan jurnal umum mempunyai peran penting dalam pembuatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar